About Me

Blog List

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Pengikut

Friends

Cha-Len-der

Cuteki cute

PLURK-ku

Jumat, 17 September 2010

Alquran Telah diBakar, Tuhan Diam Saja ?

September 17, 2010 thephenomena
 
Jaman semakin maju, manusia semakin pintar, dengan kepintaran manusia ini diharapkan lebih dekat kepada sang Pencipta, seperti halnya nabi ibrahim (3000 SM) yang memakai akalnya untuk mencari tuhan. Harapan itu, tampaknya cukup suram mengingat sebuah peristiwa demi peristiwa tentang pengingakaran keberadaan tuhan oleh tokoh ilmuwan yang diwakili tokoh paling populer di dunia, Hawking: Tuhan bukan pencipta semesta
Stephen HawkingStephen Hawking mengatakan alam semesta terbentuk secara spontan, Fisikawan terkemuka Stephen Hawking mengatakan alam semesta tercipta akibat hukum-hukum fisika tanpa campur tangan Tuhan.
Hawking sebelumnya berpendapat bahwa keberadaan Sang Pencipta tidak bertentangan dengan sains, tetapi dalam buku barunya Hawking mengatakan pembentukan alam semesta dalam peristiwa Big Bang merupakan konsekuensi tak terelakkan dari hukum-hukum fisika.
Dalam buku berjudul The Grand Design yang cuplikannya dimuat koran Inggris the Times, Hawking mengatakan pembentukan alam semesta tidak perlu melibatkan Tuhan. Dalam buku barunya, fisikawan Inggris ini menggugat keyakinan Sir Isaac Newton bahwa alam semesta pasti dirancang oleh Tuhan karena semesta tidak mungkin terwujud dari chaos.
Untuk mendukung pendapatnya, Hawking antara lain menyebut temuan sebuah planet pada tahun 1992 yang mengorbit sebuah bintang yang bukan matahari kita. “Temuan itu berarti kondisi keplanetan kita, dimana terdapat satu matahari dan kombinasi yang menguntungkan dalam jarak bumi matahari serta massa matahari, tidak begitu menakjubkan,” kata Hawking.

Tanpa Tuhan

Karena ada hukum gravitasi, alam semesta bisa dan memang terbentuk sendiri dari ketiadaan
Stephen Hawking
Temuan itu menurut Hawking juga melemahkan bukti bahwa Bumi diciptakan untuk ummat manusia. “Karena ada hukum gravitasi, alam semesta bisa dan memang terbentuk sendiri dari ketiadaan,” kata Hawking. Hawking mengatakan kehadiran Tuhan tidak diperlukan untuk memulai proses penciptaan alam semesta. Buku baru Hawking ini ditulis bersama fisikawan Amerika Leonard Mlodinow dan akan diterbitkan tanggal 9 September.
Dalam bukunya yang terbit tahun 1988 berjudul A Brief History of Time, Profesor Hawking tampaknya menerima peran Tuhan dalam penciptaan alam semesta.  Kalau kita bisa menemukan teori yang lengkap, teori itu merupakan kemenangan besar bagi akal manusia – karena dengan demikian kita akan tahu benak Tuhan,” kata Hawking ketika itu.
Seiring dengan penerbitan buku tsb yang direncanakan bertepatan dengan 9-september, maka beberapa hari berikutnya peristiwa kelam terjadi lewat “Pembakaran Alquran Ternyata Jadi Dilakukan
Liputan6.com, Springfiled: Pembakaran Alquran yang sebelumnya akan dilakukan oleh pendeta dari Florida Terry Jones, pada peringatan tragedi 11 September, urung dilaksanakan karena mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Namun ternyata oleh pendeta Bob Old dan Danny Allen. Mereka membakar Alquran di halaman belakang sebuah rumah di Springfileld, Amerika Serikat, Sabtu (11/9) silam.
Bob Old dan rekannya Danny Allen berdiri bersama di halaman belakang rumah tua. Mereka menyebut tindakan itu sebagai panggilan dari Tuhan. Mereka membakar dua salinan Quran dan satu teks Islam lainnya di depan segelintir orang, yang sebagian besar dari media.
Seperti dilansir Detroit News, ternyata pembakaran Alquran juga terjadi di Michigan. Sebuah Alquran dibakar di depan pusat ajaran Islam di kota tersebut.
Ryanne Nason, seorang cendekiawan Amerika Serikat, seperti dilansir sebuah koran lokal Mainecampus, Kamis (15/9), menyebut bahwa pembakaran yang dilakukan oleh sejumlah orang sangat menyedihkan dan memalukan. Di AS, negara yang dibentuk pada keyakinan kebebasan beragama, setiap orang diberikan hak untuk mempraktikkan agama yang mereka yakini, seperti Yudaisme, Islam, Kristen, atau tidak menganut agama sama sekali. Dengan membakar Alquran atau kitab suci agama lain, bayangan seluruh bangsa lain membuat AS adalah negara tanpa kelas dan tidak etis.
Sungguh ironis bahwa Terry Jones atau Bob Old merasa memiliki perlindungan berdasarkan amandemen pertama untuk membakar kitab suci agama lain yang ia tidak percaya. Padahal semua muslim di AS dilindungi oleh undang-undang konstitusional yang sama. Hal ini akan memeberikan cela pada reputasi Amerika.
Menurut Ryanne, orang beragama menggunakan moral yang kuat dan nilai-nilai, namun sekarang orang mendiskreditkan keyakinan mereka karena bersifat menghakimi dan intoleransi. Salah satu dari banyak alasan mengapa kita memiliki pasukan di Irak dan Afghanistan adalah untuk melawan penindasan dan penganiayaan agama terhadap penduduk negara di negara tersebut. Namun, saat ini ternyata warga negara Amerika sendiri yang melecehkan agama lain.
Di Chicago, Mohammed Kaiseruddin, Dewan Direksi Pusat Ajaran Islam memberikan gambaran terhadap pembakaran Alquran yang sangat berbeda dengan nilai-nilai yang dianutnya. Ia mengatakan kepada Huffington Post hari ini, “Kami merasa seperti kita sudah menjadi korban. Ketika kami memegang Alquran, kami memperlakukannya dengan sangat hormat. Kami tidak pernah menaruh salinan Alquran di lantai. Sejak kecil, kami selalu mengingatkan anak-anak untuk menghormati kitab suci ini. Kami juga mengajarkan kepada mereka ketika selesai membaca Alquran, mereka menutup dan menciumnya, lalu menyimpannya”. (Huffington Post/Mainecampus/Detroitnews/DES/IAN)
Pembakaran ini secara luas diungkap sebagai bagian dari kiamat telah dekat yang menuliskan kode kode misterius dari pembakaran ini dalam artikel sebeumnya, Mysterious Code: Burn a Qoran Day .Tertuliskan didalam artikel tsb bahwa sebelum terjadi pembakaran alquran tsb tgl 11-september-2010, maka 88 hari (delapan delapan hari) sebelumnya, terjadilah pembakaran alami (tanpa campur tangan manusia) pada sebuah patung jesus tepat tgl 14-juni-2010 (baca Patung Yesus Tertinggi di AS Tersambar Petir dan Terbakar, Ada Apa ?). Sebuah pesan yang jelas dari terbakarnya patung jesus tsb
Mengapa patung jesus tertinggi di AS tersambar petir dan terbakar tepat tgl 14-6-2010 ? mengapa tidak hari lain saja ? peristiwa itu tergambar sebagai hari pembatalan presiden AS yang direncanakan berkunjung ke RI tgl 14-6-2010, namun di tunda karena masalah minyak di teluk meksiko.
Itulah 88 hari dari peristiwa tsb, tercatat tgl 11-9-2010 ini yang direncakana akan ada pembakaran al-quran oleh minoritas pengikut jesus, Inidia Video Pembakaran Al Qur’an di Florida. Perhatikan  kode misterius tgl dan hari patung jesus terbakar dengan rencana pembakaran alquran
Tuhan memberi tahu kepada kita, dengan dua peristiwa tsb diatas, satu pembakaran patung jesus di AS oleh alam semesta, sedangkan pembakaran alquran dilakukan oleh manusia. Dua bentuk ini sangat alami, utamanya patung jesus yang terbakar, seolah memberikan kepada kita dua pilihan, yang alami ataukah yang buatan manusia. Hal ini pula dapat menjawab pertanyaan dari sang ilmuwan “Stephen Hawking: Tuhan Bukan Pencipta Alam Semesta”
Tuhan memberikan jawaban lewat alam ini sebagaimana kisah terdahulu sebagaimana dua pilihan habil dan qobil, dan dengan alam semesta ini, Allah swt memberikan jawabannya
Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam  menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua  dan tidak diterima dari yang lain . Ia berkata : “Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima  dari orang-orang yang bertakwa”.(al-maidah:27)
Kisah penerimaan korban ini, diberikan jawaban diterima kurban tsb lewat sebuah peristiwa alam semesta, alkisah tentang persembahan habil dan qobil, Dengan disaksikan seluruh anggota keluarga Adam, Qabil dan Habil mempersembahkan korban di atas bukit. Qabil mempersembahkan hasil pertaniannya. Ia sengaja memilih hasil gandum dari jenis yang jelek. Sedang Habil mempersembahkan seekor kambing terbaik dan yang paling ia sayangi.
Dengan berdebar-debar mereka menyaksikan dari jauh. Tak lama kemudian nampak api besar menyambar kambing persembahan Habil, sedangkan gandum persembahan Qabil tetap utuh, yang berarti kurbannya tidak diterima. Api di alam ini yang merupakan sifat yang dapat dimengerti oleh manusia dari keberadaan tuhan dari api itu, hal ini tergambar lagi pada kisah n. Musa
Apakah  telah  sampai  kepadamu kisah Musa? Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: “Tinggallah kamu , sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan  aku  dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu”. (thaaha, surat ke 20:9-10)
Sebuah kode rahasia dari patung jesus terbakar dengan yang terjadi tgl 14-6-2010 dan pula alquran di bakar 11-9-2010 ini, itulah sebuah iktibar sempurna di tahun 2010 ini, dimana  itulah tahun 2010 sebagai penglihatan dari sebuah kisah musa yang tercatat dengan sempurna sebagai surat nomor 20 ayat 10 yang berbunyi
Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: “Tinggallah kamu , sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan  aku  dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu”.
Kini dua api pembarakan itu telah terjadi, tgl 14-6-2010 itu sendiri sebagai api alami dari patung jesus yang tersambar petir dan 11-9-2010 sebagai api buatan manusia karena membakar alquran. Maha suci Allah, subhanallah, Allah swt memberikan kita jawaban dengan dua api itu laksana musa di jaman modern tentang petunjuk dari api itu, termuat di surat 20 ayat 10. Hal ini ditegaskan pula dari tgl dan bulan peristiwa dua api tsb yaitu tgl 14 bulan 6 dan 11 bulan 9 semua di satukan menjadi 14+6=11+9=DUA PULUH. Sebuah surah nomor 20 di alquran tentang arti pertaubatan dan petunjukNya lewat api, yang kini telah muncul pula pada dua api ditahun 2010 ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Share |

an Ordinary Indonesian girl :)

cLock ^^

Cuteki widget

Jumat, 17 September 2010

Fenomena Alam


Alquran Telah diBakar, Tuhan Diam Saja ?

September 17, 2010 thephenomena
 
Jaman semakin maju, manusia semakin pintar, dengan kepintaran manusia ini diharapkan lebih dekat kepada sang Pencipta, seperti halnya nabi ibrahim (3000 SM) yang memakai akalnya untuk mencari tuhan. Harapan itu, tampaknya cukup suram mengingat sebuah peristiwa demi peristiwa tentang pengingakaran keberadaan tuhan oleh tokoh ilmuwan yang diwakili tokoh paling populer di dunia, Hawking: Tuhan bukan pencipta semesta
Stephen HawkingStephen Hawking mengatakan alam semesta terbentuk secara spontan, Fisikawan terkemuka Stephen Hawking mengatakan alam semesta tercipta akibat hukum-hukum fisika tanpa campur tangan Tuhan.
Hawking sebelumnya berpendapat bahwa keberadaan Sang Pencipta tidak bertentangan dengan sains, tetapi dalam buku barunya Hawking mengatakan pembentukan alam semesta dalam peristiwa Big Bang merupakan konsekuensi tak terelakkan dari hukum-hukum fisika.
Dalam buku berjudul The Grand Design yang cuplikannya dimuat koran Inggris the Times, Hawking mengatakan pembentukan alam semesta tidak perlu melibatkan Tuhan. Dalam buku barunya, fisikawan Inggris ini menggugat keyakinan Sir Isaac Newton bahwa alam semesta pasti dirancang oleh Tuhan karena semesta tidak mungkin terwujud dari chaos.
Untuk mendukung pendapatnya, Hawking antara lain menyebut temuan sebuah planet pada tahun 1992 yang mengorbit sebuah bintang yang bukan matahari kita. “Temuan itu berarti kondisi keplanetan kita, dimana terdapat satu matahari dan kombinasi yang menguntungkan dalam jarak bumi matahari serta massa matahari, tidak begitu menakjubkan,” kata Hawking.

Tanpa Tuhan

Karena ada hukum gravitasi, alam semesta bisa dan memang terbentuk sendiri dari ketiadaan
Stephen Hawking
Temuan itu menurut Hawking juga melemahkan bukti bahwa Bumi diciptakan untuk ummat manusia. “Karena ada hukum gravitasi, alam semesta bisa dan memang terbentuk sendiri dari ketiadaan,” kata Hawking. Hawking mengatakan kehadiran Tuhan tidak diperlukan untuk memulai proses penciptaan alam semesta. Buku baru Hawking ini ditulis bersama fisikawan Amerika Leonard Mlodinow dan akan diterbitkan tanggal 9 September.
Dalam bukunya yang terbit tahun 1988 berjudul A Brief History of Time, Profesor Hawking tampaknya menerima peran Tuhan dalam penciptaan alam semesta.  Kalau kita bisa menemukan teori yang lengkap, teori itu merupakan kemenangan besar bagi akal manusia – karena dengan demikian kita akan tahu benak Tuhan,” kata Hawking ketika itu.
Seiring dengan penerbitan buku tsb yang direncanakan bertepatan dengan 9-september, maka beberapa hari berikutnya peristiwa kelam terjadi lewat “Pembakaran Alquran Ternyata Jadi Dilakukan
Liputan6.com, Springfiled: Pembakaran Alquran yang sebelumnya akan dilakukan oleh pendeta dari Florida Terry Jones, pada peringatan tragedi 11 September, urung dilaksanakan karena mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Namun ternyata oleh pendeta Bob Old dan Danny Allen. Mereka membakar Alquran di halaman belakang sebuah rumah di Springfileld, Amerika Serikat, Sabtu (11/9) silam.
Bob Old dan rekannya Danny Allen berdiri bersama di halaman belakang rumah tua. Mereka menyebut tindakan itu sebagai panggilan dari Tuhan. Mereka membakar dua salinan Quran dan satu teks Islam lainnya di depan segelintir orang, yang sebagian besar dari media.
Seperti dilansir Detroit News, ternyata pembakaran Alquran juga terjadi di Michigan. Sebuah Alquran dibakar di depan pusat ajaran Islam di kota tersebut.
Ryanne Nason, seorang cendekiawan Amerika Serikat, seperti dilansir sebuah koran lokal Mainecampus, Kamis (15/9), menyebut bahwa pembakaran yang dilakukan oleh sejumlah orang sangat menyedihkan dan memalukan. Di AS, negara yang dibentuk pada keyakinan kebebasan beragama, setiap orang diberikan hak untuk mempraktikkan agama yang mereka yakini, seperti Yudaisme, Islam, Kristen, atau tidak menganut agama sama sekali. Dengan membakar Alquran atau kitab suci agama lain, bayangan seluruh bangsa lain membuat AS adalah negara tanpa kelas dan tidak etis.
Sungguh ironis bahwa Terry Jones atau Bob Old merasa memiliki perlindungan berdasarkan amandemen pertama untuk membakar kitab suci agama lain yang ia tidak percaya. Padahal semua muslim di AS dilindungi oleh undang-undang konstitusional yang sama. Hal ini akan memeberikan cela pada reputasi Amerika.
Menurut Ryanne, orang beragama menggunakan moral yang kuat dan nilai-nilai, namun sekarang orang mendiskreditkan keyakinan mereka karena bersifat menghakimi dan intoleransi. Salah satu dari banyak alasan mengapa kita memiliki pasukan di Irak dan Afghanistan adalah untuk melawan penindasan dan penganiayaan agama terhadap penduduk negara di negara tersebut. Namun, saat ini ternyata warga negara Amerika sendiri yang melecehkan agama lain.
Di Chicago, Mohammed Kaiseruddin, Dewan Direksi Pusat Ajaran Islam memberikan gambaran terhadap pembakaran Alquran yang sangat berbeda dengan nilai-nilai yang dianutnya. Ia mengatakan kepada Huffington Post hari ini, “Kami merasa seperti kita sudah menjadi korban. Ketika kami memegang Alquran, kami memperlakukannya dengan sangat hormat. Kami tidak pernah menaruh salinan Alquran di lantai. Sejak kecil, kami selalu mengingatkan anak-anak untuk menghormati kitab suci ini. Kami juga mengajarkan kepada mereka ketika selesai membaca Alquran, mereka menutup dan menciumnya, lalu menyimpannya”. (Huffington Post/Mainecampus/Detroitnews/DES/IAN)
Pembakaran ini secara luas diungkap sebagai bagian dari kiamat telah dekat yang menuliskan kode kode misterius dari pembakaran ini dalam artikel sebeumnya, Mysterious Code: Burn a Qoran Day .Tertuliskan didalam artikel tsb bahwa sebelum terjadi pembakaran alquran tsb tgl 11-september-2010, maka 88 hari (delapan delapan hari) sebelumnya, terjadilah pembakaran alami (tanpa campur tangan manusia) pada sebuah patung jesus tepat tgl 14-juni-2010 (baca Patung Yesus Tertinggi di AS Tersambar Petir dan Terbakar, Ada Apa ?). Sebuah pesan yang jelas dari terbakarnya patung jesus tsb
Mengapa patung jesus tertinggi di AS tersambar petir dan terbakar tepat tgl 14-6-2010 ? mengapa tidak hari lain saja ? peristiwa itu tergambar sebagai hari pembatalan presiden AS yang direncanakan berkunjung ke RI tgl 14-6-2010, namun di tunda karena masalah minyak di teluk meksiko.
Itulah 88 hari dari peristiwa tsb, tercatat tgl 11-9-2010 ini yang direncakana akan ada pembakaran al-quran oleh minoritas pengikut jesus, Inidia Video Pembakaran Al Qur’an di Florida. Perhatikan  kode misterius tgl dan hari patung jesus terbakar dengan rencana pembakaran alquran
Tuhan memberi tahu kepada kita, dengan dua peristiwa tsb diatas, satu pembakaran patung jesus di AS oleh alam semesta, sedangkan pembakaran alquran dilakukan oleh manusia. Dua bentuk ini sangat alami, utamanya patung jesus yang terbakar, seolah memberikan kepada kita dua pilihan, yang alami ataukah yang buatan manusia. Hal ini pula dapat menjawab pertanyaan dari sang ilmuwan “Stephen Hawking: Tuhan Bukan Pencipta Alam Semesta”
Tuhan memberikan jawaban lewat alam ini sebagaimana kisah terdahulu sebagaimana dua pilihan habil dan qobil, dan dengan alam semesta ini, Allah swt memberikan jawabannya
Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam  menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua  dan tidak diterima dari yang lain . Ia berkata : “Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima  dari orang-orang yang bertakwa”.(al-maidah:27)
Kisah penerimaan korban ini, diberikan jawaban diterima kurban tsb lewat sebuah peristiwa alam semesta, alkisah tentang persembahan habil dan qobil, Dengan disaksikan seluruh anggota keluarga Adam, Qabil dan Habil mempersembahkan korban di atas bukit. Qabil mempersembahkan hasil pertaniannya. Ia sengaja memilih hasil gandum dari jenis yang jelek. Sedang Habil mempersembahkan seekor kambing terbaik dan yang paling ia sayangi.
Dengan berdebar-debar mereka menyaksikan dari jauh. Tak lama kemudian nampak api besar menyambar kambing persembahan Habil, sedangkan gandum persembahan Qabil tetap utuh, yang berarti kurbannya tidak diterima. Api di alam ini yang merupakan sifat yang dapat dimengerti oleh manusia dari keberadaan tuhan dari api itu, hal ini tergambar lagi pada kisah n. Musa
Apakah  telah  sampai  kepadamu kisah Musa? Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: “Tinggallah kamu , sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan  aku  dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu”. (thaaha, surat ke 20:9-10)
Sebuah kode rahasia dari patung jesus terbakar dengan yang terjadi tgl 14-6-2010 dan pula alquran di bakar 11-9-2010 ini, itulah sebuah iktibar sempurna di tahun 2010 ini, dimana  itulah tahun 2010 sebagai penglihatan dari sebuah kisah musa yang tercatat dengan sempurna sebagai surat nomor 20 ayat 10 yang berbunyi
Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: “Tinggallah kamu , sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan  aku  dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu”.
Kini dua api pembarakan itu telah terjadi, tgl 14-6-2010 itu sendiri sebagai api alami dari patung jesus yang tersambar petir dan 11-9-2010 sebagai api buatan manusia karena membakar alquran. Maha suci Allah, subhanallah, Allah swt memberikan kita jawaban dengan dua api itu laksana musa di jaman modern tentang petunjuk dari api itu, termuat di surat 20 ayat 10. Hal ini ditegaskan pula dari tgl dan bulan peristiwa dua api tsb yaitu tgl 14 bulan 6 dan 11 bulan 9 semua di satukan menjadi 14+6=11+9=DUA PULUH. Sebuah surah nomor 20 di alquran tentang arti pertaubatan dan petunjukNya lewat api, yang kini telah muncul pula pada dua api ditahun 2010 ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogroll

Cuteki kawaii